Fandana21

IVAN-TIAN-FANDANA

Google Open Source Android

Android kini Open Source

Saat Google pertama kali mengumumkan Android, mereka tidak saja merilis perangkat SDK yang dapat digunakan para pengembang untuk membuat aplikasi di Android, tetapi juga berjanji untuk merilis Android dengan lisensi open source untuk menjamin keterbukaannya. Kini, bersama dengan dirilisnya T-Mobile G1, ponsel berbasis Android pertama, Google telah merilis source code Android yang mencakup berbagai komponen open source populer seperti Linux, SQLite, WebKit, lengkap dengan semua library, codec berikut semua aplikasinya dan mengundang para pengembang di seluruh dunia untuk turut berpartisipasi mengembangkan Android di http://source.android.com.

Dirilis berdasarkan linsensi Apache Software License 2.0, siapapun diperbolehkan berkontribusi atau menggunakan source code Android , termasuk vendor ponsel lain untuk menggunakan perangkat lunak ini di produk mereka sendiri tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun. Manajer Android Eric Tseng mengatakan bahwa dengan dirilisnya kode sumber Android secara penuh, “Anda dapat mengambil seluruh kode sumber Android, menanamkannya di sebuah perangkat keras untuk membuat sebuah ponsel yang operasional.”

Dengan merilis Android dengan lisensi open source, konsumen akan melihat lebih banyak aplikasi seperti aplikasi-aplikasi wisata berbasis lokasi, game, jejaring sosial dan juga ponsel pintar yang lebih murah dan lebih cepat. Sudah banyak yang berada dalam proses mengembangkan ponsel berbasis Android, Motorola adalah salah satunya, Nokia juga tampaknya berminat untuk menjajal kapabilitas Android.

Logo AndroidAndroid sudah merupakan sistem operasi ponsel pintar yang canggih. Kini dirilis dengan lisensi open source, Google berharap keputusan ini akan melahirkan komunitas pengembang yang akan semakin mempercepat pengembangan Android. Tseng mengatakan bahwa ia berharap “kontribusi pengembang atas proyek open source ini akan terus meningkat. Seiring dengan masuknya Android ke linkungan geografis baru, Google akan mempertimbangkan banyak fungsionalitas, aplikasi dan alat baru untuk memenuhi kebutuhan tidak saja pengguna di Amerika, tetapi juga di Asia dan Eropa.”

Keputusan ini juga memperlihatkan paradigma pengembangan Google dengan Apple/Microsoft yang bertentangan di mana dua perusahaan tersebut mempertahankan kendali penuh atas platform mereka, iPhone dan Windows Mobile. Video di bawah ini memberikan sedikit bahasan tentang proyek open sourceeWeek)
Android. (via

November 4, 2008 - Posted by | Internet, techno

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fandana21

IVAN-TIAN-FANDANA

Darmawan°

Hidup itu penuh cerita

%d bloggers like this: