Fandana21

IVAN-TIAN-FANDANA

Mana yang Lebih Cepat: Ubuntu atau Leopard?

Minggu lalu Phoronix mempublikasikan berbagai benchmark Ubuntu mulai dari versi 7.04 hingga 8.10 Intrepid Ibex (RC) yang menunjukkan bahwa kinerja Ubuntu semakin lama semakin melambat dalam 18 bulan terakhir, sedangkan benchmark Fedora 7 hingga 10 tidak banyak berubah.

Melanjutkan analisa tentang kinerja Ubuntu, kali ini Phoronix membandingkan kinerja edisi x86 dan x86-64 Ubuntu 8.10 dengan Mac OS X 10.5.5, sistem operasi mutakhir besutan Apple. Perangkat keras yang digunakan dalam pengujian kali ini adalah sebuah Apple Mac Mini dengan Intel Core 2 Duo T5600 1,83GHz dengan motherboard Intel Mobile 945 ICH7-M dengan integrated graphics, memori DDR2 1GB dan 80GB Hitachi HTS542580K9SA00 HDD.

Dari sisi perangkat lunak, Mac OS X Leopard yang digunakan dalam pengujian ini adalah versi 10.5.5 dengan kernel 9.5.0, X.Org 1.3.0-apple22, OpenGL 1.2 APPLE-1.5.30, GCC 4.0.1 dengan filesystem HFS+. Ubuntu Intrepid Ibex sendiri menggunakan Linux kernel 2.6.27, X Server 1.5.2, OpenGL 1.4 Mesa 7.2, driverfilesystem EXT3.

Di bawah ini adalah beberapa grafik benchmark yang dihasilkan Phoronix.

xf86-video-intel 2.4.1, GCC 4.3.2 dan

Benchmark Ubuntu 8.10 vs Leopard 1

Benchmark Ubuntu 8.10 vs Leopard 2

Benchmark Ubuntu 8.10 vs Leopard 3

Benchmark Ubuntu 8.10 vs Leopard 4

Benchmark Ubuntu 8.10 vs Leopard 5

Benchmark Ubuntu 8.10 vs Leopard 6

Benchmark Ubuntu 8.10 vs Leopard 7

Seperti yang Anda lihat dari hasil benchmark di atas, Leopard jauh lebih unggul dibandingkan Intrepid Ibex dalam kinerja OpenGL dengan integrated graphics Intel, disk benchmarking dan terutama SQLite. Di sisi lain, Ubuntu berkinerja lebih baik dibandingkan Leopard dalam melakukan kompilasi dan benchmark BYTE Unix. Dalam berbagai pengujian audio/video maupun PHP XML maupun Java kinerja kedua OS hampir sebanding.

Akan sangat menarik untuk melihat evolusi kinerja Ubuntu dan Mac OS X di desktop. Apple, seperti yang kita tahu akan menginvestasikan sumber daya yang tidak sedikit dalam membuat Mac OS X 10.6 “Snow Leopard” menjadi OS yang berkinerja tinggi. Snow Leopard dilaporkan akan membutuhkan kapasitas hard disk yang lebih sedikit, kernel yang dioptimisasi untuk kinerja 64 bit dan berbagai perubahan lain yang akan meningkatkan kinerja dan efisiensi. Canonical juga tidak kalah, versi Ubuntu berikutnya 9.04 “Jaunty Jackalope” akan memiliki integrasi yang lebih baik dengan layanan web, boot yang lebih cepat dan menitik beratkan pada kinerja.

Kedua OS ini akan dirilis di sekitar waktu yang sama, Ubuntu Jaunty di bulan April 2009 sedangkan Snow Leopard di pertengahan tahun depan. Klik di sini untuk melihat benchmark lengkapnya.

November 8, 2008 - Posted by | artikel pilihan, Komputer, techno, tips dan trik

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fandana21

IVAN-TIAN-FANDANA

Darmawan°

Hidup itu penuh cerita

%d bloggers like this: